Jenis-Jenis Tindakan Medis SehatQ yang Sering Dilakukan Beserta Prosedurnya.


Tindakan medis merupakan suatu tindakan yang dilakukan oleh dokter kepada pasien yang mengalami gangguan kesehatan. Tindakan medis bisa berupa pemberian obat atau operasi namun harus membutuhkan diagnosis yang tepat dan cermat agar dapat memastikan kesesuaian indikasi tindakan medis yang harus dilakukan.

Jenis-Jenis Tindakan Medis SehatQ yang Sering Dilakukan Beserta Prosedurnya.

Jenis-Jenis Tindakan Medis
Tindakan medis terbagi menjadi banyak jenis kategori sehingga dapat disesuaikan dengan hasil diagnosis pasien dan tidak boleh sembarangan dilakukan karena harus melewati prosedur yang tidak bisa dibilang mudah. Inilah beberapa jenis tindakan medis yang ada dalam dunia kedokteran :

1.       Operasi Katarak
Katarak merupakan kondisi medis yang ditandai dengan lensa mata menjadi keruh, sehingga membuat penglihatan anda kabur. Operasi katarak adalah prosedur yang dilakukan untuk mengatasi kondisi ini.

Dalam operasi katarak, lensa pasien yang keruh akan diganti dengan lensa buatan. Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis mata dan umumnya termasuk tindakan medis yang aman.  Setelah operasi dilakukan, rawat inap lanjutan biasanya tidak diperlukan dan pasien bisa pulang ke rumah pada hari yang sama.

2.       CT Scan
Computed tomography scan atau CT scan adalah prosedur pemeriksaan yang menggunakan komputer dan mesin X-ray. Mesin ini akan bergerak memutari tubuh untuk menghasilkan serangkaian gambar dari struktur dan jaringan pada tubuh. CT scan dapat digunakan untuk melihat kondisi kepala, bahu, tulang belakang, jantung, perut, lutut, maupun dada.

CT Scan biasanya dipakai untuk memeriksa secara cepat pada pasien yang dicurigai mengalami cedera dalam tubuh akibat kecelakaan. CT scan juga bisa digunakan untuk memberikan visualisasi dari hampir seluruh bagian tubuh dan mendiagosis penyakit atau cedera. Melalui gambaran CT scan, dokter pun dapat merencanakan perawatan medis yang cocok untuk pasien.

3.       Tes Gula Darah
Tes gula darah merupakan tes yang bertujuan untuk mengetahui kadar glukosa yang ada dalam darah. Glukosa merupakan zat yang berasal dari makanan dengan kandungan karbohidrat yang memiliki fungsi sebagai sumber energi bagi tubuh. Tes ini bermanfaat bagi anda yang sedang diet, terkena gejala penyakit diabetes, dan untuk mengontrol kesehatan. Tes ini biasanya dilakukan setelah anda berpuasa selama 8 jam.

4.       Anestesi Lokal
Anestesi lokal adalah jenis obat yang digunakan untuk mematikan rasa sementara di bagian tertentu tubuh anda. Tidak seperti anestesi umum, anestesi lokal tidak menyebabkan hilangnya kesadaran. Ketika anestesi lokal bekerja, anda tidak akan merasakan sakit tetapi mungkin masih merasakan tekanan atau gerakan.

5.       Mammogram
Mammogram adalah X-ray pada payudara. Anda mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman saat melakukan pemeriksaan karena payudara akan ditekan oleh alat yang disebut compressor. Penekanan tersebut dilakukan agar hasil gambar yang diambil bisa divisualisasikan dengan lebih baik. Namun anda tidak perlu khawatir karena prosedur mammogram hanya berlangsung beberapa saat saja. 

6.       Tes Kolestrol
Tes kolesterol adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kadar kolesterol dan trigliserida di dalam darah seseorang. Kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh namun jumlah kolesterol total yang melebihi batas dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit serius lainnya.

Kolesterol berlebih dapat memicu penyumbatan pembuluh darah dan mengganggu aliran darah. Oleh karena itu, tes ini dapat membantu anda mengetahui risiko penumpukan plak yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dalam tubuh.

Anda bisa mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai tindakan medis melalui website atau aplikasi SehatQ. SehatQ merupakan platform kesehatan yang hadir untuk memudahkan masyarakat mencari dan mendapatkan informasi dengan mudah dan tepat bahkan memiliki banyak fitur seperti chat dokter, booking dokter, artikel kesehatan, dan masih banyak lagi.

Deskripsi : tindakan medis terdiri menjadi banyak jenis dengan prosedur yang berbeda-beda yang dilakukan sesuai dengan diagnosis pasien dan faktor lainnya.