Yodium
Peran yodium bagi tubuh Yodium termasuk sebagai mikro mineral yang sangat   dibutuhkan oleh tubuh.  Di dalam tubuh, yodium sangat dibutuhkan oleh kelenjar tiroid (kelenjar yang agak besar dan berada di leher depan tahap bawah). Tetapi, sumber yodium paling besar merupakan seafood, semacam: kerang, udang, rumput laut dan aneka ikan dan hasil olahannya.  Untuk memenuhi kecukupan yodium sebaiknya di dalam menu sehari-hari dankan bahan bahan pangan yang berasal dari laut. Keperluan yodium perhari kurang lebih 1-2 mikrogram per kg berat badan. Kecukupan yang dianjurkan kurang lebih 40-120 mikrogram/ hari untuk anak hingga umur 10 tahun, 150 mikrogram/ hari untuk orang dewasa. Untuk wanita hamil dan menyusui dianjurkan tambahan masing-masing 25 mikrogram dan 50 mikrogram/ hari.

manfaat yodium dan akibat kekurangannya


Ø Manfaat
1. Yodium dipakai untuk memproduksi tiroksin. Tiroksin merupakan hormon yang mengatur aktivitas beberapa organ, mengontrol pertumbuhan, menolong proses metabolisme, bahkan menentukan berapa lama seseorang bersi kukuh untuk nasib.
2. Bisa mencegah penyakit gondok.

Ø Akibat
§  Kelebihan
1. Kelebihan yodium di dalam tubuh dikenal juga sebagai hipertiroid.  Hipertiroid terjadi sebab kelenjar tiroid terlalu aktif memroduksi hormon tiroksin.
2. Kelebihan yodium  ditandai  gejala mudah cemas, lemah,  sensitif kepada panas, tak jarang berkeringat, hiperaktif,  berat badan menurun,  nafsu makan bertambah,  jari-jari tangan bergetar, jantung berdebar-debar, bola mata menonjol dan denyut nadi bertambah cepat dan tak beraturan. Apabila tak segera diobati, penderita hipotiroid bakal mengalami anemia, sistem pernafasan melemah, penderita mengalami kejang, jadi ajaran darah ke otak bertidak lebih hingga akhirnya terjadi gagal jantung.

§  Ketidak lebihan
1. Pada bunda hamil,  ketidak lebihan hormon tiroid,  dikhawatikan bayinya bakal mengalami cretenisma, yaitu tinggi badan di bawah ukuran normal (cebol) yang disertai dengan ketelatan perkembangan jiwa dan tingkat kecerdasan.